Beranda » Herbal » Manfaat Madu Untuk Kanker dan Mempercepat Mengobati Luka

Manfaat Madu Untuk Kanker dan Mempercepat Mengobati Luka

T Diposting oleh pada 28 September 2015
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 354 kali

madu hutan asli

Madu adalah cairan kental yang memiliki rasa yang manis. Madu dihasilkan oleh lebah dan serangga lainnya di dalam nectar bunga. Tawon madiu yang berada dalam sarang nectar dikeluarkan dari kantung madu. Kantung madu tersebut terdapat pada abdomen dan dikunyah bersama tawon lainnya.

Nectar yang sudah halus kemudian akan ditempatkan pada sel. Jika sel tersebut sudah penuh, maka  sel akan ditutup agar terjadi fermentasi. Madu memiliki banyak manfaat, bahkan sudah menjadi rahasia umum jika madu bermanfaat untuk kesehatan. Tak hanya itu, madu juga bisa digunakan untuk melengkapi bahan-bahan kuliner.

Madu memiliki berbagai macam nutrisi yang bermanfaat sehingga madu memiliki gizi yang cukup banyak. Diantara kandungan yang terdapat pada madu adalah gula, energy, karbohidrat, lemak, protein, asam pantotenat, vitamin B6, Folat vit B9, air, magnesium, sodium, zinc, besi, kalsium, vitamin C, Potasium, Fosfor, Niacin Vit B3, Riboflavin Vit B2 dan mFolat Vit B9.

Manfaat Madu Bagi kesehatan juga banyak digunakan sebagai pelengkap bahan kuliner. Bahkan, sejak dahulu kala orang-orang telah menggunakan madu sebagai obat yang mujarab. Misalnya saja untuk mengobati luka dan infeks serta mencegah datangnya kanter. Mengapa madu bisa mengobati penyakit tersebut? Berikut pemaparannya.

Madu dapat mencegah datangnya kanker. Madu memiliki kandungan berupa flavonoids dan antioksidan. Dengan adanya kandungan tersebut pada madu, risiko terkenan jantung dan kakner akan berkurang. Selain itu, tumor yang bermacam-macam jenisnya juga bisa dicegah dengan mengonsumsi madu karena madu mengandung karsinogen.

Selain itu, madu juga digunakan sebagai obat luka dan borok. Untuk perawatan luka dan borok, madu telah digunakan sejak berabad-abad yang lalu. Madu mengandung glukosa dan enzim atau biasa disebut oksidae glukosa. Pada kondisi yang tepat, oksidase glukosa dapat memecah glukosa madu menjadi hidrogen peroksida, zat yang bersifat antiseptik kuat.

Sayangnya, madu yang berada dalam kemasan tidak dapat melakukan reaksi ini. Untuk menjadi aktif dan mengurai glukosa madu, oksidase glukosa memerlukan lingkungan dengan pH 5,5-8,0 dan natrium. PH madu murni yang berkisar antara 3,2 dan 4,5 terlalu rendah untuk mengaktifkan enzim. Kulit dan cairan tubuh (misalnya darah) memiliki pH relatif tinggi dan mengandung natrium sehingga memberikan kondisi yang tepat untuk pembentukan hidrogen peroksida.

Belum ada Komentar untuk Manfaat Madu Untuk Kanker dan Mempercepat Mengobati Luka

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Manfaat Madu Untuk Kanker dan Mempercepat Mengobati Luka

Manfaat Madu Untuk Menghilangkan Bekas Luka

T 13 October 2015 F A author

Memiliki bekas luka memang sebuah hal yang tidak menyenangkan. Di tambah lagi bila bekas luka tersebut di area yang terbuka seperti tangan ataupun kaki pasti hal tersebut akan membuat kesal. Pasalnya dengan bekas luka tersebut penampilan juga akan terganggu dan... Selengkapnya

Khasiat Madu Untuk Memutihkan Kulit

T 17 October 2015 F A author

Hampir seluruh wanita yang ada di dunia ingin memiliki kulit yang putih dan juga bersih. Kulit yang putih dan bersih sendiri memang di anggap mampu membuat penampilan wanita menjadi lebih cantik. Maka dari itu banyak wanita yang berlomba-lomba untuk merawat... Selengkapnya

Habatussauda Ampuh Menghilangkan Penyakit Aids

T 22 October 2015 F A author

Aids adalah penyakit yang sangat berbahaya dan obatnya masih sangat langka, aids juga penyakit yang sangat mematikan dan sering terjadi pada kalangan muda. Penyakit aids dapat ditularkan karena kontak langsung antara lapisan kulit dalam atau aliran darah, air mani, cairan... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

error: